Ikut Coding Bootcamp Auto Dapat Kerja ??????

Salah satu poin besar yang ditawarkan oleh coding bootcamp di Indonesia atau bahkan di seluruh dunia adalah setelah lulus maka auto dapat kerjaan.

Dan ya banyak peserta masuk ke coding bootcamp adalah karena hal tersebut. Walaupun ada juga yang niat nya beda hehe. 

Parodi: Macam-macam alasan ikut coding bootcamp

Lantas apakah benar masuk coding bootcamp auto dapat kerja?? Kalau benar, apa alasan dan sebab nya. Kalau salah apa alasan dan sebab nya.

Selain menawarkan setelah lulus auto kerja, coding bootcamp juga mengatakan kita hanya butuh waktu singkat ada yang 3 bulan, 4 bulan untuk bisa menguasai skill programming. 

Walaupun mungkin waktu tersebut bisa di bilang tidak terlalu sebentar tapi jadi sebentar kalau di bandingkan kuliah yang 4 tahun.

Sehingga inilah yang menjadi alasan banyak anak muda lebih memilih masuk coding bootcamp di banding kuliah.

Sudah waktunya singkat, auto dapat kerja lagi HAHA.

kembali ke inti pertanyaan, apakah benar hal tersebut??

BENAR.

Kenapa bisa benar?

Coding Bootcamp adalah sebuah lembaga pendidikan yang mengajarkan dan membentuk pengetahuan dan skill yang di butuhkan oleh industri. Walaupun masih dalam tahap entry level, tapi sudah cukup untuk bisa memberi solusi pekerjaan.

Fokus utama nya adalah mengajarkan dan membentuk skill pesertanya. 

Pekerjaan itu ada karena ada suatu masalah yang harus di selesaikan dan untuk menyelesaikan masalah maka di butuhkan skill. Coding Bootcamp melatih skill sehingga sudah pasti orang yang punya skill akan di hire atau di pekerjakan untuk menyelesaikan masalah yang ngehire.

TAPI, jangan senang dulu, karena jawabannya juga bisa jadi SALAH.

Apakah ikut coding bootcamp itu singkat dan auto dapat kerja??

SALAH.

Hal mendasar dari cara berpikir kita kebanyakan adalah mencari yang paling mudah, singkat dan paling banyak untung nya.

Banyak desas-desus jadi programmer itu auto sultan. Terus ada tawaran coding bootcamp yang katanya dalam waktu singkat bisa jadi programmer. 

Waah mantap nih haha lengkap sudah. Sudah singkat dan auto dapat kerjaan jadi programmer. 

Singkat, banyak untungnya. 

Peserta coding bootcamp selain orang-orang yang memang belum memiliki pekerjaan (baru lulus sekolah, baru lulus kuliah), juga banyak yang alih profesi. Jadi mereka sebelumnya sudah bekerja di bidang lain misal perminyakan, kesehatan atau bidang pekerjaan lainnya yang Non-IT. 

Mereka beralih profesi, dengan anggapan bahwa pekerjaan mereka sekarang tidak bagus untuk jangka pendek dan jangka panjang. Mungkin juga ada yang karena pendapatan dari pekerjaannya sebelumnya kecil dan berharap ketika jadi programmer auto sultan.

Dengan harapan mudah, singkat dan banyak untung nya harus kandas di awal dan di tengah perjalanan belajar di coding bootcamp. 

Tidak sedikit dari peserta harus menambah waktu belajar nya yang tadi nya bisa lulus dalam waktu 3 bulan, harus nambah jadi 6 bulan bahkan lebih.

Bahkan juga ada yang harus rela tidak bisa melanjutkan karena tidak mampu menyerap materi dan mengerjakan setiap tugas dan ujian dengan baik.

Tidak sedikit juga yang lulus tapi karena tidak mempunyai skill yang mumpuni maka tidak bisa dapat kerja sesuai dengan yang di impikan.

Di dunia ini gak ada broo yang mudah di lakukan dan banyak untungnya. 

Orang sukses yang kelihatan enak hidupnya, ada kesusahan yang sebelumnya sudah di hadapinya. 

Saya jadi ingat kalimat dari artikel saya sebelumnya

Sesuatu yang spesial biasa nya susah untuk di raih. Sesuatu yang tidak berharga akan mudah untuk di raih.

Coding Bootcamp itu singkat dan auto kerja. Bagi orang-orang yang mampu menahan capeknya, pusingnya, letihnya belajar menjadi seorang programmer. 

Orang-orang yang mau menerima dan menghadapi kesusahan yang sedang mereka jalani. Memperbaiki setiap kesalahan dan melewati setiap tugas dan ujian yang ada di sana.

Tapi jangan salah anggap juga bahwa, finishnya dalah lulus dan dapat kerjaan. Itu baru awal dari perjuangan panjang yang akan kalian jalani sebagai programmer.

Programmer layaknya pekerjaan yang lain. Akan ada banyak masalah yang harus kita selesaikan dalam pekerjaan, ada waktu yang harus kita habiskan untuk menyelesaikan setiap masalah, ada tenaga dan pikiran yang harus di kerahkan agar setiap masalah pemrogramannya bisa tuntas.

Belajar menjadi programmer adalah maraton bukan sprint.


Jika anda merasa artikel ini menarik dan bermanfaat, silahkan bagikan ke lingkaran pertemanan anda, agar mereka dapat membaca artikel ini. Dan jangan lupa follow saya di medium untuk terus dapatkan tulisan seperti ini setiap minggunya.

Tolong Like dan Share ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *