Mengikuti Tutorial Studi Kasus Adalah Cara Kurang Tepat Untuk Belajar Bagi Pemula.

“footprints on sand” by magnezis magnestic on Unsplash

Karena rasa malas, kita cenderung untuk mencari sesuatu yang instan dan mudah untuk di lakukan.

Tak terpungkiri juga, ketika memulai untuk belajar programming.

Dalam benak kita, sekarang semua nya bisa di cari di google.

Jadi ngapain-ngapain repot-repot mikir, kan tinggal cari.

“Belajar membuat aplikasi ojek online dengan android studio”.

“Cara membuat aplikasi market place seperti ***”.

“Cara membuat aplikasi seperti youtube dalam 3 jam”.

Dan masih banyak lagi, keyword yang mungkin sudah di ketikkan di google terkait hal di atas. Yang mungkin kalian juga sudah tahu.

Mencari cara termudah untuk mencapai sesuatu adalah cara yang cerdik. Oke, memang kita harus selalu berpikir entah bagaimana cara nya bisa mencapai segala sesuatu dengan mudah.

Tapi nyatanya, dunia tidak berjalan seperti itu.

Jangan tertipu dengan sesuatu yang mudah.

Saya pernah tertipu kemudahan itu. Ketika awal mulai belajar programming, masih baru ingin belajar. Dalam benak saya yang terpikirkan adalah, gimana ya cara nya bisa bikin aplikasi kayak market place gitu atau ojek online itu.

Karena saya tahu bahwa hampir semua bisa dicari dengan googling. Ya, maka saya mulai mengetikkan keyword-keyword yang telah di sebutkan di atas.

Dan saat itu saya belum pernah belajar tentang programming. Yang saya tahu adalah programmer itu bisa ngebuat aplikasi.

Jadi ya yang saya cari adalah cara buat aplikasi nya, bukan cara menjadi programmer nya.

Singkat cerita, saya cari-cari terus tentang “cara buat aplikasi (…)” sampai ketemu beberapa video, saya ikutin tutorial nya, langkah demi langkah.

Install ini itu.

Saya ikutin pelan-pelan, apa yang di ketik di video tutorial, saya ketik juga.

Dan booomm!!. Jadi aplikasi nya.

Seneng? Iya. Senang banget aplikasi nya jadi.

Terus yang jadi masalah apa ya? kan jadi aplikasi nya.


Saya gak ngerti baris demi baris kode yang saya ketik tersebut. Dan saya ubah dikit, error. Kurang ini dikit error.

Dan dari situ. Saya sempat menyerah untuk belajar, karena menurut saya overwhelming.

Susah banget belajarnya, masa harus ingat-ingat apa yang harus di ketik, supaya aplikasi nya bisa jadi sama kayak yang di contohin.

Dan akhirnya keputusan yang saya ambil adalah, saya berhenti belajar programming. Karena menurut saya gak mungkin, susah banget.


Beberapa bulan kemudian, secara tak sengaja saya ketemu website codecademy.

Dan saya ikuti dan selesaikan beberapa free course disana.

Dari codecademy saya jadi belajar dasar programming. Konsep variabel, kondisional, perulangan, array, database.

Sampai tahap saya sudah selesai belajar free course dari codecademy, saya masih penasaran karena saya belum bisa buat aplikasi jadi dengan tangan saya sendiri.

Kembalilah saya melihat video tutorial studi kasus, yang sebelumnya saya sudah menyerah untuk belajar.

Dan saya merasa ketemu AHA di pikiran saya.

Kok saya jadi ngerti ya.

Tutorial studi kasus yang tadi nya buat saya nyerah belajar, malah jadi bahan saya untuk belajar banyak.


Jadi.

Teman-teman, menurut saya, semua perlu tahapan. Gak mungkin kan bayi baru lahir langsung di suruh lari.

Bukan salah, untuk belajar dari studi kasus. Buat kalian yang udah paham dasar programming. Belajar dari studi kasus adalah surga. Karena kita bisa mengikuti cara orang lain bikin aplikasi.

Tapi buat yang baru belajar, itu neraka. Secara, gak ngerti sama sekali apa yang di omongin dan di ketikkin di tutorial studi kasus. Bahasa alien semua!

“Tapi mas setiap orang kan cara belajar nya beda-beda”.

Benar sekali, tapi semua nya memulai dari start yang sama. Tanpa bisa apa-apa.

Dan untuk bisa apa-apa. Harus bisa fundamental.

Dan itu menurut saya sudah ada dalam kehidupan sehari-hari kita. Yang kita dengar, saksikan, bahkan mungkin ucapkan.

Bahwa untuk bisa memulai sesuatu, harus mulai dari dasar. Tidak bisa lompat-lompat.

Kuasai fundamental, maka menguasai seluruhnya.


Jika anda merasa artikel ini menarik dan bermanfaat, silahkan berikan claps 👏 👏 sebanyak-sebanyaknya dan bagikan ke lingkaran pertemanan anda, agar mereka dapat membaca artikel ini. Dan jangan lupa follow saya di medium untuk terus dapatkan tulisan seperti ini setiap minggunya.

Mau jadi Professional Programmer tapi bingung Jalannya? Yuk gabung dengan Andaglos Developer Academy.

Klik Disini Untuk Gabung Academy Mobile React Native.

Klik Disini Untuk Gabung Academy Fullstack Javascript.

Tolong Like dan Share ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *